Pilih Laman

Lansia Sehat dari Dapur ke Dapur: Program Peningkatan Gizi di Nagari Sungai Duo

Di Nagari Sungai Duo, kecamatan Sitiung, kabupaten Dharmasraya, terdapat program peningkatan gizi yang memfokuskan pada kesehatan lansia. Program inovatif ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan perhatian khusus kepada lansia dalam menjaga kualitas hidup mereka melalui pemberian makanan sehat dan gizi yang seimbang.

Pengenalan Program Peningkatan Gizi di Nagari Sungai Duo

Program Peningkatan Gizi di Nagari Sungai Duo adalah sebuah inisiatif yang dilakukan oleh pemerintah nagari dan didukung oleh berbagai pihak, termasuk LSM dan sukarelawan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di nagari tersebut dengan cara memberikan makanan sehat dan gizi yang seimbang.

Tujuan Program

Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di nagari tersebut. Dengan memberikan makanan sehat dan gizi yang seimbang, diharapkan lansia dapat menikmati hidup yang lebih baik dan terhindar dari berbagai penyakit yang sering menyerang orang tua.

Metode yang Digunakan

Program ini menggunakan metode “dari dapur ke dapur”, di mana makanan sehat dan gizi yang telah disiapkan di dapur komunal akan dibagikan langsung kepada lansia yang membutuhkan. Makanan ini tidak hanya sehat dan bergizi, tetapi juga mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh lansia.

Keterlibatan Masyarakat

Kesuksesan program ini tidak mungkin tercapai tanpa keterlibatan aktif masyarakat Nagari Sungai Duo. Masyarakat setempat terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari persiapan makanan, pengantaran, hingga pengorganisasian kegiatan terkait program peningkatan gizi untuk lansia.

Manfaat Program Peningkatan Gizi

Program ini memiliki manfaat yang signifikan bagi lansia di Nagari Sungai Duo. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh antara lain:

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa saja syarat untuk menjadi peserta program ini?

Untuk menjadi peserta program peningkatan gizi di Nagari Sungai Duo, seseorang harus berusia di atas 60 tahun dan tinggal di nagari tersebut. Selain itu, peserta juga harus mengikuti prosedur pendaftaran yang telah ditentukan oleh pemerintah nagari.

2. Apakah peserta program dikenai biaya?

Tidak, peserta program ini tidak dikenai biaya sama sekali. Program ini sepenuhnya didanai oleh pemerintah nagari dan berbagai pihak yang peduli terhadap kesehatan lansia.

3. Berapa kali makanan dibagikan dalam satu minggu?

Makanan sehat dan gizi dibagikan dua kali dalam seminggu, yaitu pada hari Senin dan Kamis. Dalam setiap penyaluran, peserta akan menerima makanan untuk dua hari.

4. Bagaimana prosedur pengantaran makanan?

Makanan akan diantarkan langsung ke rumah peserta oleh sukarelawan yang telah ditunjuk. Sukarelawan akan mengunjungi rumah peserta dan menyerahkan makanan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

5. Apa saja jenis makanan yang disiapkan dalam program ini?

Makanan yang disiapkan dalam program ini bervariasi, mulai dari makanan pokok, sayuran, buah-buahan, hingga makanan pendamping seperti tempe atau tahu. Makanan ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lansia.

6. Bagaimana dampak program ini terhadap kesehatan lansia?

Program peningkatan gizi di Nagari Sungai Duo telah memberikan dampak positif terhadap kesehatan lansia. Dengan makanan sehat dan gizi yang teratur, lansia menjadi lebih bugar, memiliki daya tahan tubuh yang baik, dan terhindar dari penyakit yang sering menyerang lansia.

Kesimpulan

Program Peningkatan Gizi di Nagari Sungai Duo merupakan inisiatif yang baik dalam menjaga kesehatan lansia. Dengan memberikan makanan sehat dan gizi yang seimbang, program ini berhasil meningkatkan kualitas hidup lansia dan memberikan manfaat yang signifikan dalam menjaga kesehatan tubuh mereka. Diharapkan program ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Nagari Sungai Duo.

Lansia Sehat Dari Dapur Ke Dapur: Program Peningkatan Gizi Di Nagari Sungai Duo

Bagikan Berita