Pilih Laman

Provinsi Sumatera Barat merupakan salah satu daerah yang kaya akan sumber daya alam, termasuk dalam hal produksi minyak atsiri. Minyak atsiri adalah senyawa alami yang dihasilkan oleh berbagai jenis tumbuhan dan digunakan dalam berbagai industri seperti kosmetik, farmasi, makanan, dan minuman. Untuk memastikan bahwa minyak atsiri yang dihasilkan memiliki mutu yang baik, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat telah melaksanakan sejumlah kegiatan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan dan Pengembangan Minyak Atsiri. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah penyelenggaraan pelatihan teknis untuk meningkatkan mutu minyak atsiri.

Pada tahun anggaran 2023, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat mengalokasikan sumber daya dan anggaran untuk mengembangkan sektor minyak atsiri melalui UPTD Pelayanan dan Pengembangan Minyak Atsiri. Salah satu acara utama yang diadakan adalah pelatihan teknis yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pelaku usaha dalam menghasilkan minyak atsiri berkualitas tinggi.

Pelatihan teknis ini dilaksanakan pada tanggal 22-25 Agustus 2023 di perkebunan serai wangi yang terletak di Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya. Tempat yang dipilih sangat tepat karena perkebunan serai wangi merupakan salah satu lokasi yang menghasilkan serai wangi berkualitas tinggi, yang merupakan bahan baku utama dalam produksi minyak atsiri.

Para peserta pelatihan berasal dari berbagai kalangan, termasuk petani, produsen minyak atsiri, dan individu yang tertarik dengan industri minyak atsiri. Materi pelatihan meliputi berbagai aspek, seperti penanaman serai wangi yang baik, teknik ekstraksi minyak atsiri yang efisien, pengolahan pasca-panen, serta standar mutu yang harus dipenuhi agar minyak atsiri dapat diterima dengan baik di pasaran.

Selama pelatihan, para peserta diberikan pemahaman mendalam tentang proses ekstraksi minyak atsiri yang meliputi destilasi uap, ekstraksi menggunakan pelarut, dan metode lainnya. Mereka juga diajarkan tentang faktor-faktor yang memengaruhi kualitas minyak atsiri, seperti jenis tanaman, kondisi lingkungan, dan teknik pengolahan.

Selain itu, pelatihan ini juga menjadi forum untuk berbagi pengalaman antara peserta. Para petani dan produsen minyak atsiri dapat saling bertukar informasi tentang praktik terbaik dalam budidaya tanaman, teknik pengolahan yang efektif, serta strategi pemasaran yang berhasil. Ini membantu menciptakan lingkungan kolaboratif di antara para pelaku industri minyak atsiri.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah provinsi, karena pengembangan sektor minyak atsiri memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan petani dan mendukung perekonomian daerah. Selain itu, upaya untuk meningkatkan mutu minyak atsiri juga akan membantu mendapatkan tempat di pasar yang semakin kompetitif.

Melalui pelatihan teknis ini, UPTD Pelayanan dan Pengembangan Minyak Atsiri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat telah mengambil langkah positif dalam memajukan sektor minyak atsiri di daerah tersebut. Diharapkan bahwa peningkatan mutu minyak atsiri melalui pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi petani, produsen, dan seluruh industri terkait.(rfu)

Bagikan Berita

depo 25 bonus 25

depo 50 bonus 50

depo 50 bonus 50

depo 50 bonus 50

depo 25 bonus 25

depo 25 bonus 25

depo 25 bonus 25

https://sinaboi.desa.id/shop/depo25-bonus25/

https://smkn1kendari.sch.id/perpustakaan/

https://candiwulan.desa.id/wp-includes/rujak-bonanza/

https://sungaiduo.desa.id/cgi-bin/

https://kalikajar.desa.id/wp-includes/pulsa/

https://kaliori-purbalingga.desa.id/wp-includes/spaceman/

https://tangkisan.desa.id/wp-includes/zeus/

https://baruga.desa.id/wp-includes/js/bet-100/

https://elisahortaliza.com/qris/

https://standupnowapparel.com/

https://www.carnivoreisvegan.com/wp-content/