30 July 2025 | Kliping
DHARMASRAYA-Masjid yang dibangun dengan arsitektur menyerupai Ka’bah begitu indah. Masjid itu berada di Nagari Sungai Duo, Kabupaten Dharasraya. Pembangunan masjid itu atas prakarsa perantau dan masyarakat.
Masjid itu berada di daerah Simpang Tugu, Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung. Bangunan masjid dengan arsitektur masjid itu merupakan yang pertama di Sumatera Barat.
Masjid yang megah dan indah itu diberi nama Masjid Muhammad. Masjid memiliki luas 15 X 15 meter dengan tinggi lebih kurang sembilan meter. Bangunan masjid dikelilingi dengan kaligarafi. Sementara di sekeliling masjid terhampar perkebunan sawit dan pemukiman warga sekitar.
Pengurus Masjid Muhammad, Heri Saputra, Sabtu (1/4/2023) mengatakan, pembangunan masjid tersebut merupakan ide dan gagasan salah seorang perantau Nagari Sungai Duo.
Dikatakan, pada 2021 dimulai pembanguan masjid tersebut. “Dengan dibangunnya masjid yang resentatif ini, kita berharap warga lebih khusyuk dalam beribadah,” kata dia.
Ditambahkan, bagi masyarakat yang ingin memberikan sumbangan kepada masjid ini silakan melalui Bank Nagari dengan nomor rekening 7102 0220 23895 1 atas nama Masjid Muhammad Nagari Sungai Duo.
Ketua MUI Dharmasraya, Aminullah Salam menyatakan bangga dengan masyarakat yang membangun masjid itu. “Saya selaku Ketua MUI Dharmasraya berterima kasih dan bangga dengan keberadaan masjid tersebut,” kata dia. (eko)
Originally posted 2023-04-02 11:42:27.
29 July 2025 | Kliping
MWawasan, Dharmasraya (SUMBAR)~ Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, dalam hal ini diwakili oleh PLH Bupati Dharmasraya Adlisman, peringatan hari ulang tahun Nagari Sungai Duo Yang KE-13, dilaksanakan di Kantor Wali Nagari Sungai Duo, Senin (13/02/2022).
Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan selamat ulang tahun kepada Nagari Sungai Duo. bupati juga memuji Nagari Sungai Duo yang konsisten melaksanakan acara ulang tahun nagari setiap tahunnya.,peringatan ulang tahun nagari ini penting dan bermanfaat untuk kemajuan Nagari.
Terutama sebagai sarana instropeksi dan evaluasi sejauh mana perkembangan nagari sebagai sarana pembangun dan membangun rasa kebersamaan, baik sesama warga maupun dengan unsur penyelenggara pemerintah.
Di sisi lain, bupati juga menyinggung soal Nagari Sungai Duo sebagai salah satu Nagari Percontohan Nagari Statistik ,inovasi, kreatif untuk pengembangan pembangunan di Kabupaten Dharmasraya.
Ada tiga yang harus kita atasi di tahun ini, yang pertama tentang Inflasi, inflasi ini menjadi perhatian kita bersama dimana tumbuh kembangnya perekonomian kita, kemudian yang dua penangan stunting, kita akan terapkan penangan stunting ini, kita akan galang dukungan kepada seluruh OPD untuk menargetkan penurunan Angka stunting di kabupaten Dharmasraya ini, yang ke tiga tentang kemiskinan ekstrem, sebetulnya kita di Dharmasraya boleh di katakan kecil namun kita menargetkan kemiskinan ekstrem kita menjadi nol kemiskinan ekstrem di daerah kita, kata PLH Bupati.
Mari kita bahu membahu untuk mendorong pembangangun di daerah kita ini, kemudian untuk Nagari Sungai Duo di bidang ekonomi kita harus mengktifkan kembali umkm yang ada di Nagari Sungai Duo seperti java streedfood yg sudah ada di Nagari Sungai Duo ini, “lanjut PLH bupati.
Wali Nagari Sungai Duo Ali Amran dalam sambutannya di usia yang Belia ini alhamdulillah kami diberikan amanah yang ke dua periode, semoga kedepannya kami bisa memajukan Nagari Sungai Duo yang lebih baik lagi.
Majunya suatu nagari perlu adanya dukungan masyarakat, dukungan dari pemerintah daerah, provinsi dan pusat, kami berupaya menciptakan inovasi dalam pelayanan untuk masyarakat, inovasi pelayanan ini di bidang Dukcapil saat ini sudah di laksanakan, ini berkat kerja sama Dukcapil kabupaten dengan Nagari untuk pelayanan masyarakat di bidang Dukcapil.
Hal ini bertujuan, supaya masyarakat kami tidak jauh- jauh lagi ke Dukcapil kabupaten kemudian dari Inovasi- Inovasi yang lain seperti Minyak serai wangi, sabun pencuci, paparnya.
Originally posted 2023-02-13 11:03:15.
27 July 2025 | Kliping
Turut hadir dalam kegiatan sbb: Kadis DLH Kab. Dharmasraya Bapak Budi Waluyo, Camat Sitiung diwakili Kasi PNM Ibu Srirahayu, Kapus Sitiung diwakili Bapak Gufra, Wali Nagari Sungai Duo Bapak Ali Amran S.pd, Ketua Bamus Nagari Sungai Duo,Bhabinkamtibmas Nagari Sungai Duo Aipda Alfajri, Ka Jorong Senagari Sungai Duo, Ketua Kelompom Wanita Tani (KWT) Senagari Sungai Duo.
Serda Lenda Mengungkapkan ada pun kegiatan yg di laksanakan Kata sambutan dari Wali Nagari Sungai Duo. Pembukaan dan pegarahan acara dari Kadis DLH Dharmasraya, dalam mengatasi perubahan frekuensi turunnya hujan,perubahan suhu udara,tingkat kejadian cuaca angin puting beliung,tingkat kejadian banjir dan tingkat kejadian kekeringan.
Arahan Wali Nagari kepada masyarakat tentang limbah rumah tangga dan penanganan pengolahan sampah organik dan non organik. Ungkap nya
Arahan Penyuluh lingkungan hidup ahli muda DLH Bapak Natra Hendri tentang inti proses pelaksanaan Kampung Iklim Lestari.
Penandatanganan *Kesepakatan Nagari Sungai Duo Menjadi Kampung Iklim Lestari Tahun 2023* Penutupan acara oleh Sekretaris Nagari Sungai Duo. Pungkas Babinsa.
Originally posted 2023-02-07 10:30:15.
26 July 2025 | Kliping
HARIANHALUAN.ID – Sesuai amanat visi misi Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) yaitu mengembangkan nilai tambah pertanian, Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, hasilkan nilai tambah pada serai wangi.
Wali Nagari Sungai Duo, Ali Amran menceritakan awal mula pihaknya mengembangkan serai wangi menjadi sabun cuci piring, yaitu citroklin.
Cikal balak sabun cuci piring dengan nama citroklin itu muncul ketika pandemi Covid-19 menyerang wilayah itu. Keadaan ekonomi terpuruk, tak terkecuali petani serai yang gulung tikar, karena tak mendapat untung dari hasil pertaniannya.
Kemudian, kata Ali Amran, ide itu muncul ketika sebuah penelitian yang mengatakan minyak hasil sulingan dari serai wangi mampu menghasilkan produk kebersihan dan kecantikan. Pihaknya ketika itu membentuk kelompok, serai wangi ini ditanam dengan lahan seluas setengah hektare pada 2019.
“Jadi ibu-ibu petani yang terdampak pandemi kita kumpulkan. Ternyata minyak serai wangi ini bisa jadi sabun cuci piring, sabun mandi, hand sanitizer dan produk kecantikannya. Kita bikin inovasi, olah serai wangi menjadi sabun. Kita pelajari, kita cari sarjana farmasi, kita coba dan produknya berhasil,” katanya.
Panen perdananya pada 2020 dengan hasil 300 liter minyak. Tiga bulan berikutnya menghasilkan kembali 300 liter minyak. Pada tahun yang sama, pihaknya juga mengurus perizinannya baik itu PKRT (Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga) di Dinas Kesehatan kabupaten dan NIB (Nomor Induk Berusaha).
Hasil panen kelompok serai wangi ini membuat dua produk, yakni hand sanitizer dan fresh care. Produk sabun cuci piring ini terlaksana pada hasil dari panen ketiga dan keempat di Tahun 2021 dengan menghasilkan 350 liter minyak.
Hingga saat ini, produk serai wangi berupa sabun cuci piring citroklin mampu menciptakan lapangan kerja. Sedikitnya sekitar 25 orang terlibat dalam proses produksi citroklin setiap harinya.
Citroklin saat ini mampu menghasilkan pundi rupiah yang menjanjikan. Produk cuci piring yang dipercaya tidak memiliki efek samping pada kulit itu, telah merambah pasar daerah terdekat, seperti Solok Selatan dan Tanah Datar.
Tidak hanya itu, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang juga telah meluncurkan produk itu secara resmi pada Agustus 2022, telah digunakan pada kantor OPD setempat. Beberapa nagari yang sempat berkunjung ke Nagari Sungai Duo juga berkesempatan menikmati wanginya citroklin.
“Awalnya memang kurang mendapatkan hasil, karena kita menggencarkan promosi dan tahun kedua mulai menikmati hasil. Karena kita juga memproduksi sesuai pesanan,” ujarnya.
Citroklin, produk cuci piring dengan bahan alami dijual dengan harga yang terjangkau. Mulai dari bentuk kemasan refill ukuran 200 mililiter dibandrol Rp6.000. Sementara dengan ukuran 400 mililiter dengan harga Rp10 ribu, ukuran 800 mililiter dengan harga Rp20 ribu.
“Kita juga punya kemasan botol dengan ukuran 470 mili seharga Rp17 ribu. Dan kemasan 780 mililiter dengan harga Rp23 ribu. Sekarang produk hand sanitizer juga berkurang produksinya karena tidak begitu dibutuhkan,” ujarnya.
Tidak hanya itu, demi terus mengembangkan UMKM dan terciptanya lapangan kerja baru, pihaknya terus mencoba menghasilkan berbagai produk dari serai wangi. Ali menyampaikan, pihaknya saat ini tengah mengusahakan izin untuk produk sabun mandi.
“Kita masih mengusahakan izin, target akan bisa dipasarkan tahun ini. Sabun mandi itu baru kita saja yang coba, tentunya wangi serai kentara dan pastinya minim bahan kimia,” ujarnya. (*)
Originally posted 2023-01-12 18:53:32.
21 July 2025 | Kliping
Dharmasraya, Arunala – Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya, Pariyanto mendukung inovasi yang dilakukan kelompok pembuat serai wangi karya anak Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung dalam memproduksi produk lokal tersebut, Kamis, (14/7).
Ia menyebutkan, sangat mengapresiasi untuk produk ini karena menggunakan bahan lokal yang diramu warga nagari setempat.
Gebrakan Wali Nagari Sungai Duo, Ali Amran patut diapresiasi bersama dan menjadi contoh untuk nagari-nagari yang lain untuk maju dan kompeten
“Saya yakin produk ini bisa di pasarkan bukan hanya ditingkat lokal tapi nasional bahkan internasional, saya memberikan apresiasi atas produk kelompok serai wangi produksi Nagari Sungai Duo ini,” ucapnya.
Menurutnya, salah satu produk serai wangi ini seharusnya bisa jadi produk andalan dan unggulan di kabupaten Dharmasraya, satu-satunya nagari di Sumbar yang memproduksi serai untuk dikomsumsi di segala bidang, terutama untuk kesehatan kebugaran tubuh, sabun mandi,dan juga sabun untuk mencuci piring.
Ketua Karang Taruna Nagari Sungai Duo, Hendra Kusuma, mengharapkan kepada seluruh masyarakat Dharmasraya untuk mendorong dan men-support karya kelompok serai wangi Nagari Sungai Duo itu.
“Sekarang kita fokus kepada pengenalan produk dulu, menguatkan brand dan membentuk pasar agar tumbuh permintaan kemudian mendistribusikan,” ungkap Hendra.
Dia melanjutkan, kini sudah tersedia larutan pencuci piring “Citro Klin” yang juga berasal dari bahan serai wangi, satunya lagi dari jeruk nipis, dan juga telah tersedia sabun mandi.
Kini, sebut dia, kelompok serai wanginya akan mencoba melobi kepada beberapa hotel yang ada di Sumbar untuk bisa mencoba sabun mandi yang terbuat dari bahan serai wangi yang juga telah mendapatkan ijin dari BPOM Sumbar.
“Intinya Nagari Sungai Duo telah siap mendistribusikan kepada seluruh masyarakat kalau ada yang berminat mencoba dari produk kelompok serai wangi Nagari Sungai Duo,” kata Hendra.
Originally posted 2022-07-14 16:45:28.