Komisi Informasi Sumbar, terus menuntaskan penilaian tahap III pemeringkatan badan publik kategori Nagari/Desa. Dari 10 Nagari/Desa masuk nominasi nagari transparan, telah tujuh Nagari/Desa divisitasi per Jumat (29/7/2016).
“Sudah tujuh selesai divisitasi dengan menurunkan dua tim,” ujar Ketua Panitia Pemeringkatan Badan Publik, Sondri, usai visitasi di Nagari Sungai Duo, Sitiung Koto Baru, Dharmasraya.
Di Nagari Sungai Duo, penilaian visitasi dilakukan Syamsu Rizal, Sondri, Adrian dan Welly, dihadiri Wali Nagari M Rifai dan PPID Utama Dharmasraya, Budi Waluyo beserta staf PPID/Humas Pemkab Dharmasraya.
“Nagari Sungai Duo, pionir dalam keterbukaan di Dharmasraya didanai oleh nagari ini sendiri termasuk mengelola sumbangan masyarakat dengan transparan hilangkan kecurigaan warga,” ujar Budi Waluyo.
Pengelolaan keterbukaan di Nagari Sungai Duo, sudah dilakukan sejak 2013 jauh sebelum PPID Dharmasraya. “Kami punya sistem informasi publik dituangkan dalam Peraturan Wali Nagari No 1 Tahun 2013 dan juga punya blogspot,” ujar Wali Nagari Sungai Duo, Rifai.
Keterbukaan informasi di sini, katanya, tidak sekadar lips service atau basa-basi tapi nyata adanya. “Tanpa keterbukaan, tidak akan ada partisipatif dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Nagari Sungai Duo merupakan pemekaran dari Nagari Sitiung Induk pada 2009 lalu, yang pernah meraih juara satu kompetesi sekretaris wali nagari se-Sumbar. (rls)
Originally posted 2016-07-29 14:45:15.