Pilih Laman

Nagari Sungai Duo, 20 Agustus 2023 – Suasana penuh semangat dan kegembiraan memenuhi udara di Nagari Sungai Duo pada hari Minggu, 20 Agustus 2023. Pada hari yang bersejarah ini, masyarakat nagari multi etnis ini berkumpul untuk merayakan keragaman budaya dan sejarah mereka melalui sebuah Pawai Budaya yang memukau. Acara yang dibanjiri oleh warna-warni budaya dan semangat persatuan ini mengusung berbagai kriteria penilaian, termasuk pendidikan dan kesehatan, pertanian dan kreativitas, K3 dan keamanan, pembangunan, kebudayaan, dan perjuangan.

Sebagai contoh nyata dari harmoni dalam perbedaan, Nagari Sungai Duo mampu menyatukan masyarakat multi-etnis yang hidup bersama dalam satu kesatuan yang penuh toleransi. Pawai Budaya ini mampu merefleksikan keanekaragaman budaya dan sejarah yang ada di nagari ini, menggambarkan betapa pentingnya menjaga dan merayakan warisan budaya yang beragam.

Antusiasme dan semangat masyarakat Sungai Duo tercermin dalam berbagai kreasi yang ditampilkan oleh perwakilan dari setiap jorong. Dari peragaan teatrikal yang mengingatkan pada masa penjajahan Jepang, hingga pertunjukan perjuangan pahlawan nasional Cut Nyak Dhien yang membangkitkan semangat perlawanan, pawai ini menjadi cerminan pentingnya melestarikan dan mengenang sejarah dalam upaya memahami dan menghormati perjuangan leluhur.

Tidak hanya itu, keterlibatan budaya dari berbagai daerah juga terwakili dalam pawai ini. Tarian Pecak Bali menjadi simbol perayaan kebudayaan nasional, menunjukkan bagaimana berbagai budaya Indonesia dapat hidup berdampingan dalam harmoni. Penampilan peragaan aktivitas warga sekitar juga menjadi bagian yang tak terpisahkan, mengingatkan kita akan pentingnya peran masyarakat dalam menghidupkan dan memelihara lingkungan tempat tinggal mereka.

 

Kehadiran pejabat dan tokoh penting dari berbagai instansi dan lembaga juga menjadi bukti signifikan tentang sejauh mana Pawai Budaya ini mempengaruhi masyarakat secara luas. Bupati Kabupaten Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh adat turut hadir dalam acara ini. Ini menunjukkan dukungan yang kuat dari pemerintah dan komunitas dalam merayakan dan melestarikan budaya serta sejarah lokal.

Pawai Budaya Nagari Sungai Duo telah membuktikan bahwa merayakan keberagaman dan persatuan adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis. Melalui perpaduan sejarah, budaya, dan semangat masyarakat, pawai ini mengingatkan kita akan nilai-nilai penting yang harus dijunjung dalam perjalanan bersama sebagai bangsa. Semoga semangat ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi nagari lain serta masyarakat luas.(rfu)

Bagikan Berita